TENTANG MAKAN

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

طَعَامُ الاِثْنَيْنِ كَافِى الثَّلاَثَةِ ، وَطَعَامُ الثَّلاَثَةِ كَافِى الأَرْبَعَةِ

Makanan untuk dua orang cukup untuk tiga dan makanan tiga orang cukup untuk empat orang.” (HR. Bukhari no. 5392 dan Muslim no. 2058).

Beberapa faedah dari hadits di atas:

1- Islam mendorong umatnya untuk hidup qona’ah dan sederhana. Yang dimaksud qona’ah adalah selalu merasa cukup dengan nikmat yang Allah beri.

2- Angka yang disebut dalam hadits tidaklah menunjukkan batasan yang penting adalah saling berbagi demi mendapat berkah.

3- Disunnahkan makan sambil berjama’ah, jangan makan seorang diri.

Andai Waktu Bisa Dibeli

Syaikh Ali Thantawi dalam kitab beliau “Dzikrayaat” mengisahkan tentang seorang ulama besar bernama Jamaludin Al-Qasimi.

Suatu ketika beliau ini melewati sekumpulan anak muda yang suka foya-foya dan menghabiskan waktu mereka dalam maksiat. Melihat keadaan seperti itu, Syaikh Jamaludin Al-Qasimi lantas berkata,

ليت أنَّ الوقت يباع ويشترى لاشتريت منهم أوقاتهم

“Andai saja waktu itu bisa dijual dan dibeli, sungguh akan kubeli waktu mereka..”

Saking merasa sayangnya terhadap waktu yang pergi sia-sia; tanpa faedah, dan karena saking sibuknya beliau dalam mengajarkan ilmu dan menulis buku.

Dikatakan jumlah buku karya beliau melebihi umur beliau. Umur beliau 50 th, sedang kitab karangan beliau melebihi 50 judul kitab. Syaikh Muhammad Rasyid Ridho dalam majalah Al Manar menerangkan bahwa karya beliau mencapai 80 judul buku. Diantara karya beliau adalah “Mahaasinut Ta’wiil“; kitab tafsir setebal tujuh belas jilid.

Seandainya kita katakan beliau mulai mengarang kitab sejak tahun pertama beliau keluar dari perut ibu. Maka untuk mencapai 50 karya buku dalam usia yang 50 th; setiap tahunnya beliau menulis satu judul buku. Ini bila beliau mulai menulis di tahun pertama kelahiran beliau. Tentu ini suatu hal yang mustahil, anak bayi baru lahir bisa nulis buku.

Minimal secara kasat mataseorang mulai mampu menulis buku di usia dewasa, kisaran 14 atau 15 tahun. Ini baru hitungan-hitungan 50 buku, 80 judul buku?!

Anda bisa bayangkan, dalam setahun berapa buku yang beliau tulis. Inilah Syaikh Jamaluddin Al-Qasimi..Sungguh umur yang diberkahi, kehidupan yang indah penuh dengan kebaikan; mengajarkan ilmu dan berkarya..

Rahimahullah.. Semoga Allah merahmati beliau.

Penulis: Ust. Ahmad Anshari

Dari Nawas bin Sam’an r.a. , beliau bersabda, “Kebaikan adalah akhlak yang baik, sedangkan dosa adalah segala hal yang mengusik jiwamu dan engkau tidak suka jika orang lain melihatnya.” [HR. Muslim]

إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا أَخْطَأَ خَطِيْئَةً نُكْتَتْ فِيْ قَلْبِهِ نُكْتَةً سَوْدَاءَ, فَإِذَا هُوَ نَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ وَتَابَ سُقِلَ قَلْبُهُ وَإِنْ عَادَ زِيْدَ فِيْهَا حَتَّى تَعْلُوَ قَلْبَهُ
Sesungguhnya seorang hamba jika melakukan suatu dosa, maka dosa itu menjadi titik hitam di dalam hatinya. Jika dia bertaubat dan mencabut serta berpaling (dari perbuatannya) maka mengkilaplah hatinya. Jika ia mengulanginya, maka titik hitam itupun bertambah hingga memenuhi hatinya.” HR. Tirmidzi :3334 dan Ibnu Majah :244, dihasankanAl-Albaniy; Shohih At-Targhib :1620

 

kumohon kekuatan, tapi Ia memberiku kesulitan
dan itu memberiku kekuatan
kupinta padaNya, bantuan
yang kudapatkan adalah banyak kesempatan
kumohon pula keberanian, duhai…
makin banyak bahaya yg menantang
dan tak bisa tidak, keberanian itu akhirnya datang
kupinta kebijaksanaan, malah Ia tambahkan masalah untuk kuselesaikan
itu mengajariku tentang kearifan
ya Allah, ajari aku keikhlasan
maka balasan air tuba kudapat dari minuman susu yg kuhidangkan
maka jangan pernah berharap balasan dari manusia agar tak dikecewakan
bila kuminta kesejahteraan, sungguh Ia telah menganugerahkan badan
untuk bekerja dan cukuplah bagiku dunia sewajar ukuran
kupinta padaNya sebuah cinta, Ia memberiku sebuah keluarga
seorang istri dan anak-anak nan shaleha
dalam segala doa, kumohon kebaikan dunia dan surga
sungguh Ia telah menunjukkan jalan, jalan sang nabi dan sahabatnya
bukan 72 jalan yang selainnya

ku tak selalu dapatkan yg kuinginkan
tapi Ia telah berikan yang kuperlukan
sungguh, tak ada yg terlewatkan

 

ayip elha

HARTAMU TAK MENAMBAH UMURMU

Kapan terbetik dalam hatimu bahwa hartamu akan menambah umurmu, maka sungguh engkau seperti yang disebutkan oleh Allah ta’ala tentang orang yg terus menerus mengumpulkan harta dan pelit karena menyangka hartanya akan menambah usianya…

Allah ta’ala berfirman

ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺟَﻤَﻊَ ﻣَﺎﻟًﺎ ﻭَﻋَﺪَّﺩَﻩُ

yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung nya,

ﻳَﺤْﺴَﺐُ ﺃَﻥَّ ﻣَﺎﻟَﻪُ ﺃَﺧْﻠَﺪَﻩُ

dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya.

(Qur’an Surat : Al-Humazah 2-3)

Justru sikap pelitlah yg merusak umur dan menghilangkan keberkahannya, sebaliknya perbuatan baik terlebih lagi
bersedekah bagi kerabat akan menambah umur.

Ingatlah engkau dilahirkan dalam kondisi tidak membawa sepeserpun harta, maka demikian pula tatkala kau dibangkitkan tak membawa sepeserpun harta yg selama ini engkau kumpulkan siang dan malam tanpa mengenal lelah…

Namun jika hartamu kau sedekahkan maka amal sedekahmu akan menemanimu pada hari kiamat

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
ﻛﻞ ﺍﻣﺮﺀ ﻓﻲ ﻇﻞ ﺻﺪﻗﺘﻪ ﺣﺘﻰ ﻳﻘﻀﻰ ﺑﻴﻦ ﺍﻟﻨﺎﺱ
“Setiap orang dibawah naungan sedekahnya hingga diputuskan
hukum diantara manusia”.
[HR Ahmad dan Hakim dan dishahihkan oleh Al-Albani]

✒ Ditulis oleh Ustadz Firanda Andirja, Lc, MA

Abdurrahman bin Abu Laila mengatakan, “Para sahabat pernah menceritakan kepada kami bahwa ketika mereka sedang dalam perjalanan bersama Rasulullah dalam suatu misi, tiba-tiba seorang lelaki diantara mereka tidur. Salah seorang di antara mereka pun mengambil anak panahnya. Ketika lelaki itu terbangun, ia terkejut karena anak panahnya tidak ada dan orang-orang menertawakannya. Rasulullah bertanya, ‘Mengapa kalian tertawa?’ Mereka menjawab, ‘Tidak ada, melainkan kami telah mengambil anak panah orang ini, lalu ia terkejut.’ Rasulullah bersabda, ‘Seorang muslim tidak boleh menakut-nakuti saudaranya sesama muslim’.” [Shahih, Musnad Imam Ahmad, 22959]

Tag Cloud